Serangan Rudal Iran ke Israel Diungkap Telah Memberitahu Terlebih Dahulu, AS Membantah

- 15 April 2024, 13:54 WIB
Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir-Abdollahian (kiri) dan Presiden AS Joe Biden (kanan).
Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir-Abdollahian (kiri) dan Presiden AS Joe Biden (kanan). /The Arab News

KABARMEGAPOLITAN.COM - Pejabat-pejabat Turki, Yordania, dan Irak mengatakan pada hari Minggu, 15 April 2024 bahwa Iran telah menginformasikan secara luas beberapa hari sebelum serangan drone dan rudalnya terhadap Israel.

Namun para pejabat AS mengatakan, Teheran tidak memperingatkan Washington dan bahwa hal itu bertujuan untuk menimbulkan kerusakan yang signifikan.

Iran meluncurkan ratusan drone dan rudal pada hari Sabtu, 14 April 2024 sebagai serangan balasan setelah dugaan serangan Israel terhadap kompleks kedutaan besarnya di Suriah.

 

Baca Juga: Presiden Jokowi Sampaikan Kembali kepada PBB, Indonesia Mengutuk Keras Kekejaman Israel

Sebagian besar drone dan rudal ditembak jatuh sebelum mencapai wilayah Israel, meskipun seorang gadis muda terluka parah dan ada kekhawatiran akan terjadinya eskalasi lebih lanjut.

Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian mengatakan bahwa Iran memberi pemberitahuan kepada negara-negara tetangga dan sekutu Israel, Amerika Serikat, waktu 72 jam sebelum mereka akan melancarkan serangan.

Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan pihaknya telah berbicara dengan Washington dan Teheran sebelum serangan itu, dan menambahkan bahwa pihaknya telah menyampaikan pesan sebagai perantara untuk memastikan reaksi yang diberikan proporsional.

Halaman:

Editor: Bondan Kartiko Kurniawan

Sumber: arabnews.com


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah