Timnas Indonesia Tembus Semifinal Piala Asia U-23, Ini Komentar Bung Kus pada AFP

- 26 April 2024, 14:59 WIB
Timnas U-23 Indonesia
Timnas U-23 Indonesia /PSSI

KABARMEGAPOLITAN.com - Warga Indonesia berpesta tim nasional (timnas) berhasil mengalahkan Korea Selatan dalam perempat final Piala Asia U-23 melalui adu penalti dramatis.

Indonesia kini hanya satu langkah lagi dari lolos ke Olimpiade untuk kedua kalinya dalam sejarah.

Mereka mengalahkan rival Asia mereka dengan skor 11-10 melalui adu penalti setelah bermain imbang 2-2 di Doha pada Kamis malam.

Tiga tim teratas akan lolos ke Olimpiade musim panas ini di Paris sementara tim peringkat keempat akan menghadapi playoff Asia-Afrika dengan Guinea pada bulan Mei.

Baca Juga: Xabi Alonso Ingin Leverkusen Rekrut Pemain Real Madrid, Siapa Hayo? 

"Puji Tuhan, semifinal! Kemenangan luar biasa melawan Korea Selatan, raksasa Asia," tulis presiden asosiasi sepak bola Indonesia Erick Thohir di Instagram.

"Bermain dengan keberanian, disiplin dalam pertahanan, dan efektivitas di lini depan membuat harapan Merah Putih untuk Olimpiade terbuka lebar. Bangga!"

Rafael Struick, pemain sayap untuk klub Belanda ADO Den Haag, mencetak dua gol untuk Indonesia yang dua kali disamakan kedudukan oleh gol bunuh diri Komang Teguh dan gol Jeong Sang-bin.

Korea Selatan, salah satu favorit untuk memenangkan turnamen, bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-70 namun bertahan hingga adu penalti.

Baca Juga: PT United Tractors Tbk Butuh Profesional untuk Menjabat Posisi Ini, Cek Kualifikasinya Disini 

Pratama Arhan Indonesia mencetak penalti penentu setelah tendangan penalti Lee Kang-hee digagalkan.

Kekalahan Korea Selatan membuat mereka kehilangan tempat di Olimpiade untuk pertama kalinya sejak tahun 1980-an.

Menariknya, pelatih Korea Selatan, Shin Tae-yong, membawa Indonesia meraih kemenangan untuk mencegah negaranya sendiri lolos.

Namanya menjadi trending di situs media sosial X pada Jumat pagi.

Baca Juga: Unai Emery Desak Aston Villa untuk Rekrut Bintang Athletic Bilbao 

Sekarang warga Indonesia kembali bersemangat dengan peluang besar mereka untuk mencapai ajang olahraga global setelah dikalahkan oleh Uni Soviet pada Olimpiade 1956 di Australia.

"(Ini) lebih dari harapan saya. Saya kehilangan kata-kata," kata komentator sepak bola Indonesia Mohamad Kusnaeni atau biasa disapa Bung Kus, kepada AFP.

"Tetapi, seperti yang kita ketahui sebelumnya, segala sesuatu bisa terjadi. Tim kita hanya memiliki sedikit pengalaman di level ini. Tetapi mereka bertarung keras, memberikan yang terbaik mereka."**

Editor: Yuliansyah

Sumber: Livesoccertv.com


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah